AI Bikin Anak Muda Jadi Orang Kaya Dunia, Usia 22 Tahun Tajir Melintir Pecahkan Rekor Mark Zuckerberg

Revolusi teknologi kecerdasan buatan (AI) saat ini tidak hanya mengubah wajah industri di seluruh dunia, tetapi juga menciptakan fenomena baru dalam peta kekayaan global. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, sektor AI telah menjadi mesin utama yang melahirkan miliarder muda, di mana sembilan dari 13 miliarder mandiri yang berusia di bawah 30 tahun berhasil mengumpulkan kekayaan melalui perusahaan rintisan yang berbasis kecerdasan buatan.

Capaian ini mencatatkan rekor baru, menunjukkan bahwa AI telah bertransformasi dari sekadar teknologi masa depan menjadi fondasi ekonomi yang bernilai triliunan dolar. Berdasarkan laporan terbaru dari Forbes yang dikutip dari e.vnexpress pada Selasa (6/1/2026), terdapat 13 individu berusia di bawah 30 tahun yang termasuk dalam kategori self-made billionaire atau miliarder hasil kerja keras sendiri.

Mayoritas dari mereka membangun kekayaan melalui startup AI yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari perekrutan tenaga kerja berbasis algoritma hingga pembuatan situs web menggunakan perintah teks.

Selain itu, mereka juga terlibat dalam pelabelan data yang menjadi dasar pengembangan chatbot dan model bahasa besar. Tiga nama lainnya mencapai status miliarder melalui platform pasar prediksi, sebuah industri yang hampir tidak dikenal satu dekade lalu, serta satu pengusaha dari sektor kasino daring.

Secara keseluruhan, para miliarder muda ini, dengan usia termuda hanya 22 tahun, memiliki kekayaan bersih gabungan sekitar USD 23 miliar atau sekitar Rp 385 triliun (dengan kurs USD 1 = Rp 16.745).

Beberapa di antara mereka bahkan berhasil memecahkan rekor sejarah, melampaui tokoh teknologi dari generasi sebelumnya seperti Mark Zuckerberg. Fenomena ini mencerminkan betapa cepatnya pertumbuhan valuasi startup AI di tengah meningkatnya permintaan global terhadap solusi berbasis data, otomatisasi, dan kecerdasan buatan, sekaligus menandai lahirnya generasi baru pengusaha teknologi yang membangun imperium bisnis sebelum mencapai usia 30 tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *