Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, mencatat penurunan volume kendaraan yang melintas di jalur utama pada H+6 Lebaran, Jumat (27/3). Meskipun demikian, sistem satu arah tetap diberlakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menjelaskan bahwa volume kendaraan tujuan Jabodetabek sempat landai pagi hingga siang, namun kembali meningkat pada petang hari. Peningkatan ini dipicu oleh padatnya kendaraan di wilayah Bogor.
Langkah antisipasi ini diambil guna mencegah lonjakan kendaraan, terutama saat malam hari, dan memastikan kelancaran arus balik Cianjur bagi para pemudik.
Kondisi Lalu Lintas H+6 Lebaran di Cianjur
AKP Aang Andi Suhandi memaparkan bahwa volume kendaraan pada H+6 Lebaran menunjukkan kelandaian signifikan dibandingkan dua hari sebelumnya. Meskipun demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan untuk menghindari penumpukan kendaraan.
Arus lalu lintas di sepanjang jalur utama Cianjur, termasuk ruas Cianjur-Bandung dan Cianjur-Sukabumi, terpantau normal pada pagi dan siang hari. Namun, peningkatan volume kendaraan terjadi saat petang, meskipun tidak sampai menyebabkan antrean panjang.
Kendaraan memang sempat tersendat, tetapi tetap bergerak lancar. Hal ini disebabkan oleh aktivitas keluar masuk kendaraan di rumah makan, tempat wisata, dan tempat istirahat yang banyak tersebar di sepanjang jalur.
Puluhan petugas kepolisian disiagakan di berbagai titik untuk mengatur arus lalu lintas. Keberadaan petugas ini krusial untuk mencegah terjadinya antrean panjang dan memastikan kelancaran perjalanan.
Antisipasi Puncak Arus Balik Cianjur dan Rekayasa Lalu Lintas
Polres Cianjur memprediksi puncak arus balik libur Lebaran kedua akan terjadi pada Sabtu, 28 Maret. Untuk mengantisipasi hal ini, berbagai rekayasa arus lalu lintas telah disiapkan secara matang.
Salah satu rekayasa yang akan diterapkan adalah sistem satu arah, terutama di jalur Puncak, guna mencegah kemacetan total. Pengendara dengan tujuan Jabodetabek juga diarahkan untuk melintasi jalur alternatif seperti Jonggol dan Sukabumi.
Imbauan khusus diberikan kepada pengendara yang bertujuan Jabodetabek dan Banten agar menghindari jalur Puncak pada Sabtu dan Minggu. Tingginya volume kendaraan diprediksi akan menyebabkan antrean panjang di jalur tersebut.
Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan bahwa perjalanan arus balik Cianjur dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pemudik yang kembali ke perantauan.
Imbauan Keselamatan untuk Pemudik
Kasatlantas Polres Cianjur juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Pemudik diminta untuk selalu mengikuti anjuran petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Kepatuhan terhadap rambu-rambu dan arahan petugas sangat vital untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan. Hal ini juga membantu menciptakan kelancaran arus lalu lintas secara keseluruhan.
Dengan mematuhi aturan, diharapkan seluruh pemudik dapat sampai ke rumah masing-masing dengan selamat. Keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan arus balik Cianjur.
Sumber: AntaraNews
