Pendidikan Moral adalah Upaya Memanusiakan Manusia, Berikut Penjelasannya

admin

admin

Pendidikan bertujuan tak hanya untuk membentuk manusia yang cerdas otaknya dan terampil dalam melaksanakan tugas, namun diharapkan menghasilkan manusia yang memiliki moral, sehingga menghasilkan negara yang unggul. Maka dari itu, pendidikan tidak semata-mata mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga mentransfer nilai-nilai moral dan nilai-nilai kemanusiaan yang bersifat universal.

Dengan transfer moral yang bersifat universal, diharapkan peserta didik dapat menghargai kehidupan orang lain tercermin dalam tingkah laku serta aktualisasi diri sejak dini sehingga saat tumbuh dewasa dapat menjadi warga negara yang baik. Meskipun pendidikan moral bukan hal baru di Indonesia, namun masih sedikit orang yang memahami pengertian dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.Berikut ini informasi mengenai pendidikan moral adalah upaya memanusiakan manusia, lengkap dengan penjelasannya telah dirangkum dari media.neliti.com dan berbagai sumber lainnya:

Pendidikan moral adalah usaha sadar tentang mengajarkan nilai kebaikan meliputi perilaku baik sesuai dengan aturan normatif dan juga tentang sikap dan tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari-hari. Baik sebagai makhluk individu seperti jujur, dapat dipercaya, adil, bertanggungjawab dan lain-lain.Maupun sebagai makhluk sosial dalam hubungannya dengan masyarakat, seperti kejujuran, penghormatan sesama manusia, tanggung jawab, kerukunan, kesetiakawanan, solidaritas sosial dan sebagainya yang terkemas dalam citra kebaikan.

Selain itu, pendidikan moral adalah suatu aktivitas yang harus dilatih dan mungkin dipaksakan bagi setiap orang sejak dini untuk menjadikan anak yang baik dan mempunyai tingkat kesadaran moralitas yang tinggi dalam mewujudkan tujuan-tujuan sosial. Di samping bersifat sosial pendidikan moral juga haruslah bersifat rasuonal.

Secara kultural pendidikan moral memerlukan perjuangan yang panjang. Perjuangan membangun mentalitas bangsa yang berbasis nilai-nilai moral melalui penghormatan kepada orang tua dan bersumber dari nilai moral, harus diawali dari individu yang mengutamakan kehidupan, menjunjung nilai-nilai moral, disemaikan dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah dan masyarakat luas.

Dalam menyosialisasikan nilai-nilai moral diperlukan guru, pejuang moral yang tidak pernah gentar, putus asa atau frustasi meskipun rintangan, halangan, lingkungan tidak kondusif, dan harus berhadapan dengan keadaan distruktif. Dengan tidak jemu-jemunya meneriakkan sosialisasi pendidikan moral adalah untuk mewujudkan nilai moral secara universal yang menghargai orang lain.

Tujuan Pendidikan Moral

 

Selanjutnya, setelah mengetahui pendidikan moral adalah upaya memanusiakan manusia, kamu juga perlu tahu mengenai tujuannya untuk masyarakat terutama bagi mereka yang masih berusia anak-anak.

Adapun tujuan pendidikan moral bagi anak-anak adalah sebagai berikut :

  1. Anak mampu memahami nilai-nilai budi pekerti di lingkungan keluarga, lokal, nasional, dan internasional melalui adat istiadat, hukum, undang-undang, dan tatanan antar bangsa.
  2. Anak mampu mengembangkan watak atau tabiatnya secara konsisten dalam mengambil keputusan budi pekerti di tengah-tengah rumitnya kehidupan bermasyarakat saat ini.
  3. Anak mampu menghadapi masalah nyata dalam masyarakat secara rasional bagi pengambilan keputusan yang terbaik setelah melakukan pertimbangan sesuai dengan norma budi pekerti.
  4. Anak mampu menggunakan pengalaman budi pekerti yang baik bagi pembentukan kesadaran dan pola perilaku yang berguna dan bertanggung jawab.

Sumber : https://www.merdeka.com/jabar/pendidikan-moral-adalah-upaya-memanusiakan-manusia-berikut-penjelasannya-kln.html?page=3

BERITA TERBARU